2011/11/20

Do You Know SPI???


Do You Know SPI???

SPI (Struktur Pengendalian Intern) terdiri dari 3 elemen yaitu Lingkungan pengendalian, sistem akuntansi, dan prosedur pengendalian. Tanggung jawab manajemen, manajemen bertanggung jawab untuk menetapkan dan meyelenggarakan struktur pengendalian intern. Jaminan yang memadai, dengan mempertimbangkan biaya-manfaat pengendalian.
Menurut Mulyadi, “Pengendalian Intern meliputi struktur organisasi metode dan prosedur yang dikoordinasikan dan diterapkan dalam perusahaan dengan tujuan untuk mengamankan harta milik perusahaan, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansinya, mendorong efisiensi, dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan sebelumnya”. Menurut Bodnar and Hopwood, “Struktur Pengendalian Intern adalah kebijakan dan prosedur untuk menyediakan jaminan yang memadai bahwa tujuan perusahaan dapat dicapai”.
SPI memiliki 4 tujuan pokok, yaitu :
1.      Mengamankan harta milik perusahaan,
2.      Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansinya,
3.      Mendorong efisiensi, dan
4.      Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen yang telah ditetapkan.
SPI memiliki 4 unsur pokok yang di kemukakan oleh Mulyadi, yaitu :
1.      Struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas.
Contoh:
a)    Bagian Order penjualan terpisah dari bagian Gudang, bagian akuntansi, dan penerimaan kas.
b)    Bagian Piutang terpisah dari bagian Penerimaan Kas
2.      Sistem wewenang (otorisasi) dan prosedur pencatatan yang baik yang dapat mengamankan Aktiva, Hutang, dan Modal.
Contoh:
a)    Cek harus ditandatangani oleh pejabat berwenang (specimen)
b)    Sebelum mencatat kedalam kartu piutang terlebih dahulu faktur penjualan dicocokkan dengan orde pengiriman.
c)    Formulir Faktur penjualan ditandangani oleh bagian order penjualan atau pejabat yang lebih tinggi.
3.      Praktik yang sehat (Sound practice)
Contoh:
a)    Order pembelian diterbitkan atas dasar permintaan pembelian dari bagian yang membutuhkan.
b)    Formulir Order pembelian harus bernomor urut tercetak, dan penggunaannya dipertanggung jawabkan
c)    Formulir bukti kas masuk dan kas keluar harus bernomor urut tercetak, dan penggunaannya dipertanggung jawabkan.
4.      Pegawai yang cakap
Contoh:
a)    Bagian Akuntansi personelnya dari lulusan Akuntansi minimal D3.
b)    Manajer Akunting dijabat oleh karyawan yang telah berpengalaman dalam bidangnya selama min. 3 tahun, dan berpendidikan min. S1Akuntansi.
Auditor sangat berkepentingan terhadap Sistem pengendalian Akuntansi, dalam rangka menilai kekuatan dan kelemahan Sistem Pengendalian Intern perusahaan yang diaudit. Sehingga dalam SPAP (standar profesional Akuntan publik) diatur tentang pentingnya memahami SPI. Standar pekerjaan lapangan yang kedua menyatakan: “Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan”.
Adapun Jenis-jenis pengendalian dalam SPI, yaitu :
a.   Berdasarkan tujuan meliputi:
a)   Pengendalian Akuntansi, meliputi rencana, prosedur dan pencatatan yang bertujuan menjaga keamanan kekayaan perusahaan dan keandalan data akuntansinya. Pengendalian ini menjamin bahwa semua transaksi dilaksanakan sesuai otorisasi manajemen. Transaksi dicatat sesuai dengan Standar Akuntansi.
b)   Pengendalian Administratif, meliputi rencana, prosedur dan pencatatan yang mendorong efisiensi dan ditaatinya kebijakan manajemen yang ditetapkan.
b.   Berdasarkan manfaat, meliputi:
a)   Pengendalian preventif (Preventive control), mencegah terjadinya kesalahan, secara otomatis  dilakukan pengendalian/pengecekan.
b)   Pengendalian detektif (Feed forward control ), mendeteksi kapan kesalahan terjadi dan dilakukan perbaikan
c)   Pengendalian korektif (Feed back control), memberikan umpan balik berupa informasi kepada manajemen untuk memperbaiki akibat terjadinya kesalahan.
c.   Berdasarkan cakupan, meliputi:
a)   Pengendalian umum, pengendalian terhadap, semua aktivitas pemrosesan data dengan komputer, hal ini meliputi pemisahan tanggung jawab dan fungsi pengolahandata.
b)   Pengendalian aplikasi, mencakup semua, pengawasan transaksi dan penggunaan program- program aplikasi dikomputer. Untuk menjaga agar setiap transaksi mendapat otorisasi serta dicatat, diklasifikasikan, diproses, dan dilaporkan dengan benar.
Referensi :
4.      darsono.staff.gunadarma.ac.id/…/BAHAN+5+Pengendalian+dan+Sistem+Informasi+Akuntansi.ppt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar